LAMPUNG TENGAH – Upaya mencegah kanker serviks atau kanker leher rahim terus digencarkan di Kabupaten Lampung Tengah. BLUD UPTD Puskesmas Candirejo, Kecamatan Way Pengubuan, menghadirkan layanan Skrining HPV DNA dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat di Balai Kampung Candirejo.
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 hingga 12.00 WIB tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Tercatat sebanyak 54 orang mengikuti pemeriksaan Skrining HPV DNA, sementara 80 orang memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Kepala Puskesmas Candirejo, Ns. Agusta Evi Indriyanti, S.Kep., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.
Menurutnya, deteksi dini menjadi langkah penting untuk mengetahui risiko penyakit sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, agar tidak mengabaikan kesehatan dan lebih peduli terhadap pentingnya deteksi dini. Pemeriksaan secara berkala dapat membantu menemukan risiko penyakit lebih awal sehingga tindak lanjut medis bisa dilakukan sesuai kebutuhan,” ujar Agusta.
Skrining HPV DNA, Upaya Deteksi Dini Kanker Serviks
Salah satu layanan yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah Skrining HPV DNA. Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi materi genetik virus Human Papillomavirus (HPV), terutama tipe berisiko tinggi yang menjadi penyebab utama kanker serviks.
Agusta menjelaskan, pemeriksaan tersebut merupakan langkah preventif untuk membantu mengidentifikasi infeksi HPV berisiko tinggi sehingga perempuan yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan dapat memperoleh penanganan sesuai hasil pemeriksaan dan rekomendasi tenaga kesehatan.
“Pencegahan dan deteksi dini sangat penting. Kami mengimbau masyarakat, terutama perempuan yang menjadi sasaran program, agar memanfaatkan layanan skrining yang tersedia di fasilitas kesehatan. Jangan menunggu munculnya keluhan untuk mulai memperhatikan kesehatan,” pesannya.
Skrining HPV DNA menyasar perempuan sesuai kriteria program yang berlaku. Sebelum menjalani pemeriksaan, masyarakat diimbau berkonsultasi dengan petugas kesehatan mengenai persyaratan serta persiapan yang perlu dilakukan agar proses pemeriksaan berjalan optimal.
CKG Dorong Masyarakat Lebih Peduli Kesehatan
Selain pemeriksaan HPV DNA, layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Program ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan serta mengenali faktor risiko penyakit sejak dini.
Melalui pemeriksaan kesehatan dasar, masyarakat diharapkan dapat mengetahui kondisi kesehatannya dan memperoleh arahan mengenai langkah pencegahan maupun tindak lanjut yang diperlukan.
Agusta berharap kegiatan pelayanan kesehatan yang langsung menjangkau masyarakat dapat meningkatkan partisipasi warga dalam memanfaatkan layanan kesehatan, sekaligus memperkuat budaya hidup sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan bukan hanya dilakukan ketika sakit. Pemeriksaan kesehatan secara berkala dan penerapan pola hidup sehat merupakan bagian penting dari upaya mencegah penyakit,” tuturnya.
Pelaksanaan Skrining HPV DNA dan CKG di Balai Kampung Candirejo ini menjadi salah satu langkah Puskesmas Candirejo dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kecamatan Way Pengubuan, sekaligus mendorong pencegahan penyakit melalui pemeriksaan dan edukasi kesehatan sejak dini.
Mengenal Skrining HPV DNA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks
Pemeriksaan HPV DNA merupakan metode untuk mendeteksi materi genetik (DNA) virus Human Papillomavirus (HPV), khususnya tipe berisiko tinggi yang menjadi penyebab utama kanker leher rahim atau kanker serviks.
Pemeriksaan ini bertujuan untuk:
* Mendeteksi infeksi HPV berisiko tinggi sejak dini.
* Mengidentifikasi risiko kanker serviks.
* Membantu tenaga kesehatan menentukan langkah tindak lanjut medis apabila hasil pemeriksaan menunjukkan HPV berisiko tinggi.
* Mendukung pencegahan kanker serviks melalui deteksi dini dan penanganan yang tepat.
Skrining ini menyasar perempuan berusia 30–69 tahun, sesuai sasaran program. Sebelum menjalani pemeriksaan, peserta dianjurkan memperhatikan beberapa ketentuan berikut:
* Tidak sedang menstruasi.
* Tidak sedang hamil untuk skrining rutin. Jika terdapat kondisi khusus, konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.
* Tidak melakukan hubungan seksual selama 24–48 jam sebelum pemeriksaan, sesuai petunjuk petugas.
* Tidak menggunakan obat atau cairan pembersih vagina (douching) dalam rentang waktu yang dianjurkan oleh tenaga kesehatan.
Cek Kesehatan Gratis, Langkah Pencegahan Sejak Dini
Selain skrining kanker serviks, kegiatan ini juga menghadirkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Program ini bertujuan memberikan akses pemeriksaan kesehatan dasar tanpa biaya bagi masyarakat.
Adapun tujuan program CKG meliputi:
* Mendeteksi faktor risiko penyakit dan kondisi prapenyakit sejak dini.
* Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan serta mendukung peningkatan status kesehatan berdasarkan siklus hidup.
Melalui kegiatan pelayanan langsung ke masyarakat, Puskesmas Candirejo berharap warga semakin peduli terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan dan pencegahan penyakit sejak dini.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan secara berkala, kualitas kesehatan warga di Kecamatan Way Pengubuan diharapkan terus meningkat. (ADV)

