FB_IMG_1666676615602
RAKYATINDONESIA.CO.ID-Lampung Tengah:Sepekan diresmikan, jembatan way billu menghabiskan anggaran 5 Milliar, diduga CV bangun Karya sakti mengerjakan asal jadi, lantaran talud dinding penahan timbunan longsor dan jalan retak kurang padat, selasa (25/10/2022)
Asal jadi, itu yang saat ini buming yang dibicarakan warga kampung buyut dan pengguna jalan, lantaran mereka kecewa pembangunan jembatan way billu yang diimpikan bangunan nya bagus kokoh namun sayangnya baru diresmikan sepekan sudah ambrol dan retak.
Ridho akbar warga buyut mengatakan Terkesan buru buru mengerjakan sehingga tidak maksimal asal jadi, itu bangunan dinding pasangan batu terlalu tegak tidak ada kemiringan Dinding tanggul sehingga pasangan batu tersebut ambrol, seharus nya mereka melihat di talud dinding tol, intinya kurang nya pemadatan timbunan tanah karna terlihat jelas banyak retak di pinggir jalan.
Selain itu juga, pemenang tender CV Bangun Karya Sakti terkesan main mata,lantaran dua paket tender yang awalnya pembangunan jembatan way billu dengan nilai 5 millyar  dimenangkan cv bangun Karya sakti,jembatan way billu dikerjakan tidak Sesuai Dengan spek,yg diduga pembangunan jembatan way billu buruk terkesan asal jadi. Ridho akbar berharap aparat penegak hukum segera menindak lanjuti dari awal tender sampai pengerjaan yang terkesan asal jadi .
Jika memang pekerjaan itu akan bagus dan kokoh seharusnya timbunan tersebut dipadat dengan baik sehingga tidak terjadi longsor, jika memang akan diperbaiki maka timbunan tersebut harus di padat lebih baik lagi.
Hal senada juga diungkapkan pengguna jalan,wahyu ismail ia meminta pihak pemenang proyek yang mengerjakan jembatan billu bekerja serius jangan asal bangun, kalo ambrol seperti ini kami kecewa kami berharap pekerjaan pembangunan jembatan way billu ini benar benar dikerjakan dengan baik jangan asal jadi.
Ditempat terpisah,melalui via telphone pihak pengawas cv bangun Karya sakti ipin mengatakan terjadi nya longsor diduga karna ada mobil bermuatan yang melintasi karna terlihat jelas bekas roda,selain itu juga pembangunan jembatan itu masih dalam prawatan pungkasanya.(Hengki)
Copyright © Rakyat Indonesia. All rights reserved. | Best view on Mobile Browser | ChromeNews by AF themes.