RAKYATINDONESIA.CO.ID-Para wanita yang dipekerjakan Agus Supriadi (33) sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) online berasal dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswi. Hal ini seperti yang diakui oleh NJ (20) Mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Cirebon.
Dia mengaku dirinya berasal dari Indramayu dan dirinya merupakan wanita yang hendak diantar pelaku Agus ke Batam. Dimana pada saat baru tiba korban dan pelaku ditangkap aparat dari Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri di perumahan Puri Selebrity 3 pada Sabtu (9/2/2019).
Dia mengaku setelah itu, dirinya yang dalam kondisi haid dikasi pil norelut norethusterone untuk penunda haid dan pencegah kehamilan. Kemudian dia dijual lagi di Jakarta dengan Mr L meski dirinya menolak karena tidak sesuai perjanjian. “Janjinya sudah jual perawan langsung pulang, tapi dia bilang Saya ada yang booking lagi,” ujarnya.
Kemudian dirinya dibooking lagi dari tanggal 8 Februari ke tanggal 9 Februari. Kemudian ada order lagi di Batam dan Sabtu tanggal 9 ke Batam berangkat naik Batik Air di Batam, sampai 16.40 WIB di Batam. “Sampai sini kami ditangkap, baru sampai,” pungkasnya.(Red).
